Siapkan bantal..guling...selimut...dan doa

mungkin ini adalah tulisan paling membosankan yang akan kamu baca...tapi tetap membuatmu penasaran untuk tetap membacanya. sebelum semuanya terlambat, siapkan mentalmu kawan untuk menelusuri apa yang ada di dalam dunia saya..

Thursday, February 9, 2012

Kisah Seorang Korban...


Sudah sejak lama aku ingin berbicara dengan seseorang, siapapun itu… sebenarnya aku ini berada dimana? Kenapa semuanya tampak begitu gelap dan pengap? Dan astaga… kenapa kepala ini masih berdenyut kesakitan? Kadang tetesan darah masih saja mengalir di pelipis, kenapa aku ini kenapa?

Aku ini hidup atau mati? Jika ini adalah alam kematian… kenapa aku masih bisa bernafas seperti seorang manusia? Jika masih hidup, kemana semua orang yang kukenal? Dan… dimana aku ini? Sepertinya kepalaku juga sudah retak, namun kenapa aku masih bisa berpikir dengan menggunakan otakku? Aku bingung…

Beberapa kali kudengar teriakan dan suara-suara tak kukenal yang melintas silih berganti di telingaku, ada yang berbisik… “Belum saatnya kau mati!”, lalu ada yang berteriak “Tunggu sampai ajalmu tiba”, dan yang paling membuatku heran adalah suara sesuatu yang berkata “Jangan banyak berkomat-kamit, kau membuat kami panas… kami tak bisa memakanmu!”. Aku hanya bisa tercengang membisu dan coba untuk tak berhenti berdzikir ditengah rasa sakit yang luar biasa ini. Tuhan… aku berada dimana? Jika memang ajalku telah tiba, ambilah semua kesakitan ini, tak sekalipun aku pernah melakukan larangan yang agamaku ajarkan. Dan suara tawa mereka yang entah siapa terus menerus menggema ditelingaku kala pertanyaan untuk Tuhan ini kuucapkan di dalam hati.

Aku tak berani sekalipun beranjak dari tempatku kini duduk bersimpuh dan merasakan sakit luar biasa, rasanya aku sudah tak lagi mengenal waktu. Yang kuingat hanya ayah, ibu, dan suami yang begitu kusayangi… kemana mereka semua? Apakah mereka baik-baik saja? Aku masih menikmati indahnya dunia, tak ada satupun alasan yang membuatku ingin pergi begitu cepat meninggalkan semua yang kumiliki. Kenapa ini harus terjadi kepadaku? Oh… atau mungkin, aku sedang diculik oleh mahkluk beda dunia?

Dalam kebingunganku, akhirnya kutemukan seseorang entah siapa dia  ataupun mahkluk apa dia karena aku tak bisa dengan jelas menatap wajahnya. Yang kudengar jels hanya suaranya, dan dia berkata, “belum saatnya kau pergi menghadapNya, kau hanya korban… dari sebuah perjanjian seorang anak manusia dengan setan”. Mulutku membisu seketika, aku tak mengerti apa yang sedang dikatakan olehnya, tanganku menyeka sebagian wajahku yang lagi-lagi terkena tetesan darah yang tak berhenti mengalir. “Kau tak akan mengerti sampai kau lihat sendiri nanti, sekarang diamlah disini… banyak-banyaklah berdoa dan mengingat Tuhanmu, ikhlaskan apa yang telah terjadi padamu”.

Suara dan sosok itu hilang, dan aku semakin bergelut dengan kebingungan.

Waktu demi waktu berjalan, tak ada siapapun yang berani mengusikku termasuk suara-suara tawa yang selama ini mengusik di telingaku. Hingga suatu hari semuanya menjadi begitu terang, kulihat pemandangan tak asing, sepertinya ini adalah tempat terakhir kali aku melihat semuanya… “ya, disini aku melihat matahari beberapa waktu lalu sesaat sebelum semuanya menjadi gelap! Loh… itu siapa ya? Su su suamiku?” aku berbicara sendirian dengan rasa heran melihat tiba-tiba suamiku mendatangi tempat yang tak jauh denganku, kulihat suamiku mendekati pohon, duduk dihadapannya, dan astaga… aku melihat pohon itu berubah menjadi sosok yang begitu menyeramkan, besar sekali hampir menyamai sebuah gedung, memiliki mata, kaki, tangan yang besar serta bulu yang begitu lebat. Aku melihat mereka dengan begitu jelas, dan sepertinya mereka tak melihatku, aku yakin… seseorang memberiku kekuatan padaku untuk mengetahui apa yang terjadi tanpa bisa terlihat oleh mereka…

“Maaf mbah, seharusnya bukan dia yang saya korbankan, saya pikir dia bukan wanita baik-baik yang taat beribadah, ternyata dia malah mengganggu tempat tinggal mbah… maaf mbah”, suamiku berkata seperti itu, aku masih belum mengerti apa yang dibicarakan olehnya. Lalu mahkluk itu mengeluarkan suara menggelegar seperti sedang marah, “kurang ajar kamu! Murid tak becus! Aku tak tahu harus mengusirnya dengan cara apa! Raganya sudah membusuk, tak bisa kukembalikan! Sekarang kau cari saja korban baru untuk menjadi santapanku, kau cari istri yang tak cerewet dan membuat tempatku berantakan! Kau mau cepat kaya kan?”

Sepertinya aku mulai mengerti, dan aku tak mau terus mendengar percakapan mereka, kututup kedua telingaku yang terus menerus berdengung… air mata tak henti mengalir menetes di wajahku. Astaga semoga ini mimpi, dia yang kusayangi adalah orang yang taat beribadah dan begitu mencintaiku… terus menerus kupejamkan mata, memohon ampun atas segala yang terjadi kepadaku dan keluargaku, termasuk suamiku yang mungkin memang benar telah menjadikanku sebagai seorang korban… aku ikhlas asalkan dia bisa kembali ke jalan yang lurus, asalkan aku bisa pulang dan tahu arah…

Aku terus berdoa dan melepaskan semua ingatanku akan dunia indah yang pernah kunikmati, aku terus berdoa dan menguatkan hatiku untuk ikhlas merelakan semua yang telah terjadi…

Sesuatu terjadi kepadaku setelahnya, rasa sakit berangsur sirna, darah yang menetes mulai berhenti menetes… tubuhku terasa ringan dan tak lagi merasa kesakitan. Aku ikhlas Tuhan, kupasrahkan segalanya… kuterima semua yang telah terjadi dihidupku… aku tak menuntut sedikitpun balas dari orang-orang yang mencelakaiku, aku hanya ingin tenang dan merasa damai…

Kini bisa kulihat suamiku dari kejauhan, sedih rasanya tak bisa membuatnya jera dan tersadar akan keliru yang telah dijalaninya, aku hanya berharap suatu hari nanti dia akan tersadar dan kembali ke jalan yang benar, itu saja.

Ayah, Ibu, tak usah lagi menangisi kepergianku… sungguh aku ikhlas menerima semua ini, aku tahu diam-diam kalian mulai mengetahui semua ini meski tak terlalu yakin. Jangan membencinya Ayah, Ibu, rangkullah dia… bantu dia agar kembali sadar bahwa yang dilakukannya adalah sesuatu yang salah…

Terimakasih Ayah, Ibu, Suamiku… untuk kehadiran kalian dihidupku yang singkat… kalian meninggalkan banyak sekali kenangan disana…

18 comments:

  1. Ini kisah nyata? Raja tega ini suaminya :'O

    ReplyDelete
  2. Ish, cerita teh risa emang pantas untuk selalu dinanti..

    ReplyDelete
  3. semakin unik aja nih teh Risa .. KERENN !!

    ReplyDelete
  4. ya Allah teh ceritanya.. nikmat buat disimak tapi juga perih disaat yang sama.. keren teh.. kagum pisan sama karya teh risa..

    ReplyDelete
  5. ya Ampun, benarkah ini kisah nyata. naudzubillah, semoga sang suami cepat kembali ke jalan yang benar

    ReplyDelete
  6. ka rissa, cerita lagi dunk!! aku suka bgt baca blog kaka

    ReplyDelete
  7. Teteh. . . Aq penggemar baru mu.. Hhe...
    nyesel deh g tw dr dlu blog ne,, aq tw tth stlh muncul d Bukan empat mata...
    oia maaf .. Aq g izin dlu ng'share bbrpa crta tth k fb.. :D
    Gpp kan?! Biar nmbh bnyk y fans'y. . ;)
    Teh risa aq tnggu cerita slnjt'y. . . . .

    ReplyDelete
  8. Akhir crita
    prempuan korban ini msh brada d 2 dunia atau sudah tnang di alamnya?
    Subhanallah
    maha suci Allah atas segala sesuatu

    ReplyDelete
  9. Naudzubillah, jauhkan kami dari hal2 yang demikian....

    ReplyDelete
  10. Teh risa itu yang nyeritanya siapa teh???
    hahaha barunyadar kata" terakhirnya dikira itu adalah teh risa sendiri :D

    ReplyDelete
  11. di wadal keun maksudna carita iyeu teh???

    ReplyDelete
  12. teh ijin repost yah .__. cerita nya keren keren teh

    ReplyDelete
  13. Ngeri,ya.Itulah kenapa hal pertama yang harus dimiliki laki-laki yang menjadi akhir dalam perjanan wanita adalah agama nya.Wanita di dalam kisah ini sangat iklas...wuu.Teh Risaaa. oke banget ceritanya. Ini sungguhan 'roh' atau fiksi buku?Bingung bedainnya.

    ReplyDelete
  14. kunjungi blog saya yach teman2 di http://chaniaj.blogspot.com
    banyak artikel yang bisa anda baca,kunjungi juga situs kami http://www.oliviaclub.com
    poker indonesia, poker terpercaya, situs poker, poker terbesar, dewa poker, texas poker, poker club,poker online indonesia,
    poker online, turnover poker.
    https://www.facebook.com/oliviaclubpk?ref=hl
    https://www.youtube.com/watch?v=nZeVknRm8fQ&feature=youtu.be ( OLIVIA)
    https://www.youtube.com/watch?v=4O3DiOiiOf8


    diharapkan kunjungan baliknya yach,,makacih...

    ReplyDelete