Siapkan bantal..guling...selimut...dan doa

mungkin ini adalah tulisan paling membosankan yang akan kamu baca...tapi tetap membuatmu penasaran untuk tetap membacanya. sebelum semuanya terlambat, siapkan mentalmu kawan untuk menelusuri apa yang ada di dalam dunia saya..

Monday, August 23, 2010

"Pemain biola cilik dari Devonport"

Dua hari yang lalu saya iseng berjalan-jalan kesebuah tempat yang ada di pinggiran kota Auckland bernama Devonport. Konon katanya tempatnya cukup menyenangkan krn berada di pinggir pantai dan banyak toko-toko 'ajaib' yang ada di sepanjang pusat perbelanjaannya.  Untuk menuju kesana ditempuh dengan menaiki ferry selama 15 menit (hanya menyebrang dari Auckland). Cukup antusias, mengingat selama ini saya belum pernah main kemana-mana.Ketika sampai disana, pemandangan yang ditampilkan cukup menarik...dari mulai toko-toko buku tua, hotel tua yang masih sangat terawat, berbagaimacam restoran yang rasanya sayang untuk dilewatkan (sayang...bulan puasa..hehe), dan pemandangan laut yang luar biasa bagusnya (kebetulan hari itu cukup cerah, kalau hujan mungkin saya akan bercerita lain). Berikut saya sertakan pemandangan laut yang terlihat dari Devonport.


Diatas ini adalah pemandangan dari Devonport, memandang Auckland yang ada tidak jauh dari seberang lautnya. Kembali ke kotanya, banyak bangunan tua yang menarik untuk dilihat di sana, otomatissss....saya betah sekali berjalan-jalan disana berkeliling pertokoannya hingga berkeliling komplek-komplek perumahannya. Maklum, banyak rumah impian disana...seperti biasa, rumah tua yang banyak setannya..zzzzzzz.

Saat berjalan jalan....dari kejauhan saya melihat sebuah gedung supermarket, agak setengah setengah apakah saya harus masuk ke dalam atau tidak. Sedikit bercerita mengenai supermarket, saya termasuk orang yang sangat mencintai supermarket. Keinginan hati untuk memasuki tempat ini selalu menggebu-gebu walaupun tidak ada keperluan yang saya cari di dalamnya. Sejak kecil, saya selalu nyaman berada di dalam supermarket. Mungkin karena jarang bertemu orang tua yang tinggal jauh tidak bersama saya....setiap bertemu, pasti orang tua saya mengajak berbelanja kebutuhan bulanan saya di supermarket, dan berada di supermarket bersama mereka membuat saya merasa sangat nyaman. Dan itu jadi kebiasaan yang saya bawa sampai dewasa, merasa nyaman berada di supermarket. Aduh ini apa sih jadi ngelantur kemana-mana...mari saya luruskan lagi ya.

Akhirnya keinginan masuk ke dalam supermarket tidak bisa saya tahan lagi, padahal buat apa coba masuk ke dalam, di kota pun banyak supermarket yang letaknya tidak jauh dari tempat saya tinggal, saya hanya penasaran siapa tau kali ini isi di dalamnya aneh-aneh daripada supermarket yang biasa saya kunjungi... Dari area parkir saya mendengar bunyi-bunyian aneh, "Ngek Ngok Ngek Ngok Ngek...Ngok Ngok Ngok...". Ini suara apa sih, sangat tidak enak di dengar. Saya jadi penasaran dengan suara yang tidak enak di dengar ini. Saya ikuti suara itu, ternyata datangnya dari dalam supermarket. Saat memasuki pintu supermarket, saya melihat seorang anak kecil sedang mengamen memainkan biolanya. Ha ha...suara biolanya aneh, dia tidak bisa memainkan biola itu, tapi dengan serius matanya memandangi partitur yang ada di hadapannya...

Lihat, wajahnya sangat serius. Kalau dilihat dari foto ini, sepertinya dia sangat mahir memainkan biolanya. Di bawahnya, dia simpan tempat biolanya untuk dijadikan tempat menyimpan koin yang orang-orang berikan padanya saat mengamen. Padahal kalau kamu ada disitu, dia sama sekali tidak mahir mamainkan biolanya. Suaranya terdengar seperti orang yang iseng mencoba-coba membunyikan biola. Perhatian saya terhadap supermarket teralihkan oleh anak ini, kasihan...orang-orang hanya berlalu lalang didepannya, tidak ada yang betah berlama-lama mendengarkan suara biola yang dia mainkan. Sementara saya, berdiri terus didepannya sambil terus membidikan kamera ke arahnya. Setelah puas membidikkan kamera, saya urung masuk ke dalam Supermarket. Entah kenapa, ada perasaan sedih melihat anak ini sekaligus terharu, dia tidak bisa bermain biola..tapi sangat percaya diri untuk mencari uang dengan bermain biola.

Akhirnya saya memutuskan pergi dari supermarket tersebut (tidak jadi melihat isi didalamnya). Ketika melangkah pergi dari area supermarket. Saya melihat sebuah sepeda yang terparkir di dekat pintu depan supermarket, di sepeda itu pula tampak diikat seekor anjing yang sangat menggemaskan. Dannnn.......ini adalah sepeda si anak kecil tadi, dia datang memakai sepeda ditemani sahabat kecilnya yang menunggu tuannya mencari uang dengan cara mengamen memmainkan biola. Saya memang aga berlebihan sih, karena saat itu saya merasa terharu dengan dua pemandangan yang saya lihat ini. Ah, tapi saya yakin, kamu juga kalau melihat dan mendengarkan secara langsung...akan berpendapat kalau ini sangat mengharukan. Terlebih 'mendengarkan'nya sih, karena dia sama sekali tidak bisa memainkan biolanya. Dan si anjing ini menunggu dengan setia tidak menggonggong sama sekali bahkan ketika saya ambil fotonya pun dia hanya menatap ke arah saya lalu menatap ke arah lain tanpa menyalaki saya yang tak henti membidikan kamera ke arahnya.

Setelah melihat anak kecil dan anjingnya tadi, saya berpikir....banyak sekali orang yang punya potensi di suatu bidang yang tidak punya rasa percaya diri untuk memperlihatkan atau menggali apa yang dia punya. Sebenarnya ini saya aga bercermin untuk saya pribadi juga, seringkali saya bermasalah dengan ketidakpercayaan diri atas lagu-lagu yang saya buat selama ini. Atau saya punya ketidakpercayaan diri untuk berbicara atau untuk tampil benyanyi dihadapan orang banyak. Sepertinya rasa percaya diri saya terangsang tumbuh saat melihat pemain biola cilik ini, dia sama sekali tidak bisa bermain biola...tapi dia punya kepercayaan diri yang tinggi untuk mempertontonkan permainan biolanya di depan umum, dan dia tidak peduli permainan biolanya akan dilihat didengar orang atau tidak. Saya sih yakin...dengan kepercayaan diri dan kemauan serta usaha yang besar seperti itu, suatu saat dia akan mahir memainkan biolanya dan menjadi 'sesuatu' yang akan didengar orang.

2 comments:

  1. Setubuh!, aeh puntenn.. setujuh!..Teh..pisann

    ReplyDelete
  2. aku masih ingat tentang biola! Aha!, Saat Will memainkan biolanya yang bernama Nouval! yap!

    ReplyDelete