Siapkan bantal..guling...selimut...dan doa

mungkin ini adalah tulisan paling membosankan yang akan kamu baca...tapi tetap membuatmu penasaran untuk tetap membacanya. sebelum semuanya terlambat, siapkan mentalmu kawan untuk menelusuri apa yang ada di dalam dunia saya..

Tuesday, August 31, 2010

"tips and trik menghadapi pocong (teori belum teruji)"

Suatu malam (ngga terlalu malam), saya tengah parkir disebuah parkiran tempat ramai di daerah kota bandung, mobil saya terparkir di depan sebuah tembok tinggi, tapi saya masih bisa melihat apa yang ada dibalik tembok itu. Dibalik tembok itu terdapat banyak sekali pohon, saya bisa melihat pepohonan karena tingginya yang menjulang melewati batas tinggi tembok dihadapan saya.


Pohon bukan sembarang pohon, yang menjulang tinggi dihadapan saya adalah pohon pisang. Pohon pisang ngga bisa dianggap sembarangan, karena semua yang ada ditubuhnya bermanfaat dan dimanfaatkan oleh manusia, daunnya bisa dipakai untuk segala bungkus makanan tradisional, buahnya merupakan kesukaan monyet...hehehe saya juga suka, berarti saya monyet. Bonggolnya..atau tunas yang ada dibuahnya dikonsumsi untuk mengobati berbagai penyakit (semoga kali ini khasiatnya bukan untuk menambah kejantanan pria deh...saya bosan membaca khasiat makanan aneh atau binatang aneh pasti untuk menambah kejantanan pria...huh!). Dan, batangnyaaa....dijadikan bantalan orang meninggal saat dimandikan.. (khususnya orang muslim), mungkin ini ya salah satu faktor yang menyebabkan pohon pisang menjadi terasa dan terlihat sangat angker dimata orang-orang indonesia, mmmh...melayu khususnya.

Oke, kembali lagi ke cerita. Jadi saat itu saya duduk di dalam mobil menunggu teman saya yang turun sebentar mengambil uang di atm. Saya melamun, menatap ujung-ujung pohon pisang yang terlihat di atas dinding yang menghalangi mobil tempat saya parkir dengan area kebun atau lahan kosong berisi pohon pisang yang ada disebelahnya. Saya diam...melihat pucuk pohon pisang itu kesana kemari tertiup angin yang malam itu memang agak besar anginnya. Lama kelamaan, kenapa pucuk pohon pisang tersebut bergoyang semakin lambat ya...spertinya berat semakin berat dan semakin berat. Uhlala....perlahan tapi pasti, saya melihat sesuatu berwarna putih menggantung di ujung pohon pisang tersebut, muncul secara tiba tiba. Mata saya aga rabun jika sudah menjelang tengah malam, saya mencari kacamata saya untuk memastikan apa yg sebenarnya saya lihat saat itu. dan setelah saya pakai kacamata saya...mahkluk ini lah yang saya lihat menggantung diatas pucuk pohon pisang.


Seolah-olah ringan, dia terlihat menggantung dan ikut tertiup angin. Pelan kekanan...lalu kekiri...selama ini saya pikir pocong berat sehingga untuk jalanpun harus loncat loncat...crut crut crut....tapi yang saya lihat didepan saya kala itu adalah pocong yang ringan kekanan kekiri tertiup angin. mari kita buat cerita ini jadi menyenangkan dengan tidak membahas yang seram seram hehe...susah juga tapi yah. Oke pocong identik dengan pohon pisang, mungkin asal usulnya berdasarkan tempat terakhir kali dia dimandikan kali yah, diatas batang pohon pisang. Ini merupakan mahkluk yang cukup seram untuk dilihat, mungkin karena bentuknya yang sangat mencirikan orang yg sudah meninggal (berwujud seperti orang meninggal yang telah dikafani). Selama pengalaman saya melihat yang "lain-lain"nya selalu berwujud manusia....yaaaa walaupun manusia yg penuh darah, penuh tanah dan lain lain.

Ada yang pernah bilang, kalau bertemu pocong...berlarilah zig-zag, sehingga pocong tersebut akan susah mengejarmu. Tapi pada kenyataannya, sepertinya susah untuk berlari zig-zag disaat panik melihat mahhkluk yg satu ini. Saran saya sih diam saja berdiri, berdoa segala macam doa, dan biarkan mahkluk itu mendekatimu (kalau bacaan doamu benar, dia akan segan mendekati ko...yakinlah, tapi kalau ternyata dia tetap mendekati....diam lah terus diam, tahan nafas....dia akan mendekati dan mengamati mukamu saja, kalau dia tahu kita ketakutan..dia akan mengejar (ko ini jadi seperti tips n trik bertemu anjing ya....), saya juga belum membuktikan sih teori ini..karena saya melihatnya dari kejauhan dan beruntungnya...dia tidak mendekati saya.  Tapi saran paling tokcer terakhir menurut saya sih.....pingsan sajalah....saat kamu bangun, pastikan sudah siang...atau sudah dikerubuti orang-orang hehe. ka to the caw....kacaw.

7 comments:

  1. salah satu tips lain yang dapat dicoba adalah membawa karung kemana pun anda pergi, terutama jika anda sudah tahu bahwa daerah yang anda kunjungi merupakan daerah yang cukup angker. ketika dikejar pocong, kenakan karung tersebut, agar anda bisa melompat dengan kencang karena teringat semangat 17an. atau bisa juga berikan karungnya kepada sang pocong, siapa tahu dia juga ingin merasakan semangat 17an. pilihan ada di tangan anda. sekian tips yang belum teruji dari saya. semoga bermanfaat. terimakasih.

    ReplyDelete
  2. hahhahaha....... zig zag nggak deh. pilih pura2 pingsan aja kyknya lbh aman. bgn2 dah ada dmn gt :D

    ReplyDelete
  3. hahahahaha....
    gmn ney,,,susah kalo pura2 pingsan depan pocong,,
    hehehehe.....

    ReplyDelete
  4. Atas nya putih
    Bawah nya kuning
    Apaan coba ???

    jawaban.nya :
    POCONG NGINJEK KOTORAN MANUSIA (ee ee)Atas nya putih
    Bawah nya kuning
    Apaan coba ???

    jawaban.nya :
    POCONG NGINJEK KOTORAN MANUSIA (ee ee)

    ReplyDelete
  5. btw teh itu pocong cari di gugel nyak? apa guling kegantung? kok bisa dapet di kamera? hebaaat o___o

    ReplyDelete
  6. ai sugan teh serius...hanaaaasss....hahahahaha....saran lain bisa dengan kalo kita deket dengan gelas, kita pecahin gelas2nya terus sebar dilantai kemudian kita jebak si pocong untuk mengikuti kita melalui jalur pecahan beling tadi, pasti kan si congky akan kacugak..voila!!! gakan bisa loncat2 dulu deh untuk sementara dan kita bebas untuk kabuuuur!!

    ReplyDelete
  7. tu pocong mau ga jadi gulingnya gw...??
    kasian loe pocong knpa ga pke jas aja kya mas Drakula gt??

    ReplyDelete